Payment Method Behavior — SMM vs Cikal

Analisis log payment 3 hari terakhir untuk dua platform, SMM (appsekolahmu.sid.id) dan Cikal (cikal.sekolah.mu) — dibedah per metode pembayaran, tren completion rate, dan segmentasi berdasarkan nominal transaksi.

SMM — Total Sukses
Rp 1,73 M
757 transaksi · ~88,8% completion blended
Cikal — Total Sukses
Rp 14,9 M
362 transaksi · ~72,7% completion blended
Gap Completion Blended
−16,1 poin
poin persentase (88,8% → 72,7%), mayoritas drag dari VA Mandiri
Estimasi GMV Tertahan
~Rp 2,6 M
VA Mandiri @ Cikal, ~70 attempt gagal (estimasi)

VA Mandiri anjlok di Cikal, normal di SMM — bukan masalah platform

Completion rate VA Mandiri di SMM 92,2% (tertinggi kedua setelah VA BRI), tapi di Cikal cuma 48,9% — satu-satunya metode dengan volume signifikan yang completion-nya di bawah 50%. Metode lain di Cikal (BCA, BNI, BRI, QRIS, CC) semua tetap sehat di atas 78%. Ini nunjukkin masalahnya spesifik ke kombinasi Mandiri + Cikal, konsisten sama dugaan kena anti-fraud yang lebih ketat.

SMM — completion rate per metode
Rp 1,73 M total · 757 sukses
VA BRI
95,7%
VA Mandiri
92,2%
VA BNI
90,7%
QRIS
89,9%
VA BCA
87,8%
VA Permata
77,8%
Credit Card
73,7%
GoPay
72,7%
ShopeePay
60,0%
Cikal — completion rate per metode
Rp 14,9 M total · 362 sukses
VA BNI
91,3%
VA BRI
90,9%
QRIS
86,7%
VA BCA
84,5%
Credit Card
78,5%
VA Mandiri
48,9%
VA Permata
37,5%
GoPay
0%*
⚠️
Anomali: VA Mandiri Cikal 48,9% vs 92,2% di SMM — gap 43,3 poin untuk metode yang sama. Permata (n=3 dari 8) & GoPay (n=1) volumenya terlalu kecil untuk disimpulkan, ditandai * sebagai catatan, bukan temuan utama.
VA BCA
VA Mandiri
Credit Card
VA BNI
QRIS
VA BRI
VA Permata
E-wallet (GoPay/ShopeePay)

Nominal transaksi adalah pemicu utama — bukan platform

Saat completion rate dipecah per rentang nominal, VA BCA (kontrol) relatif stabil di 71–88% di semua rentang. VA Mandiri ikut turun juga di nominal besar, tapi jauh lebih curam — dari 85,7% (<Rp1jt) anjlok ke 21,1% di ≥Rp100jt. Gap antar keduanya cuma 1,5–7 poin di nominal kecil, tapi melebar jadi ~48–50 poin begitu masuk zona ≥Rp50jt. Rata-rata tiket Cikal (~Rp41,2jt) kebetulan persis jatuh di zona rawan ini, sementara rata-rata tiket SMM (~Rp2,3jt) aman jauh di bawahnya — inilah yang menjelaskan kenapa metode yang sama tampil beda banget performanya di dua platform.

100% 80% 60% 40% 20% 0% Zona anti-fraud ketat BCA, <Rp1jt: 87,2% BCA, Rp1–10jt: 88,3% BCA, Rp10–50jt: 82,8% BCA, Rp50–100jt: 71,2% BCA, ≥Rp100jt: 71,3% Mandiri, <Rp1jt: 85,7% Mandiri, Rp1–10jt: 81,0% Mandiri, Rp10–50jt: 68,2% Mandiri, Rp50–100jt: 23,7% Mandiri, ≥Rp100jt: 21,1% 71,3% 21,1% 87,2% 85,7% gap 47,5 poin <1jt 1–10jt 10–50jt 50–100jt ≥100jt Rentang nominal transaksi
VA BCA (kontrol)
VA Mandiri
💡
Implikasi: pola ini nunjukkin threshold anti-fraud Mandiri jauh lebih agresif dibanding BCA, khusus di atas ~Rp10–50jt — data yang cukup kuat buat jadi dasar diskusi whitelist ke tim Mandiri.

Perilaku belanja beda: ortu Cikal jauh lebih sering pakai Credit Card

Dilihat dari komposisi nilai transaksi sukses, share Credit Card di Cikal 28,2% — lebih dari 13x lipat share CC di SMM yang cuma 2,1%. Sementara share VA Mandiri di kedua platform sebenarnya mirip (16,9% Cikal vs 19,5% SMM), jadi minat pakai Mandiri sama besarnya — cuma yang berhasil closing di Cikal jauh lebih sedikit karena faktor completion rate di Temuan 1 & 2, bukan karena kurang diminati.

SMMRp 1,73 M total
BCA 42,8%
Mandiri 19,5%
QRIS 19,3%
CikalRp 14,9 M total
BCA 45,0%
CC 28,2%
Mandiri 16,9%
VA BCA
Credit Card
VA Mandiri
VA BNI
QRIS
VA BRI
VA Permata
E-wallet
Lihat tabel data mentah (SMM & Cikal)
Metode (SMM)Success amountSuccess countCompletion
VA BCARp 742.482.87428887,8%
VA MandiriRp 338.180.6899592,2%
QRISRp 333.930.22724989,9%
VA BNIRp 147.998.9944990,7%
VA BRIRp 116.664.7774495,7%
Credit CardRp 36.433.0931473,7%
VA PermataRp 14.199.025777,8%
ShopeePayRp 3.455.396360,0%
GoPayRp 1.549.863872,7%
Metode (Cikal)Success amountSuccess countCompletion
VA BCARp 6.709.854.65914284,5%
Credit CardRp 4.199.677.11810678,5%
VA MandiriRp 2.516.102.3186748,9%
VA BNIRp 1.145.064.9442191,3%
VA BRIRp 207.164.5501090,9%
QRISRp 76.262.2001386,7%
VA PermataRp 45.814.000337,5% (low volume)
GoPayRp 000% (1 attempt)

Platform lebih kecil — arah sinyal sama, tapi n terlalu kecil buat jadi bukti berdiri sendiri

Empat platform lain (app.sekolah.mu, Living English, KTM Solutions, SiapKuliah) volumenya kecil banget — total gabungan cuma ~Rp299,6jt dari 96 transaksi sukses, setara ~2% dari volume Cikal doang. Bukan buat headline baru, tapi berguna sebagai cek konsistensi: apakah pola "VA Mandiri lebih lemah dari metode lain" cuma kejadian di Cikal, atau muncul juga di tempat lain.

PlatformMetodeSuccess amountSuccess countCompletion rate
app.sekolah.muVA BCARp 124.233.7637100%
app.sekolah.muVA MandiriRp 18.110.138266,7%
app.sekolah.muVA PermataRp 11.833.1011100%
app.sekolah.muothers (BRI/CC/BNI/QRIS/GoPay)Rp 13.015.8068mixed, small n
SubtotalRp 167.192.80818
Living EnglishVA MandiriRp 44.117.2601071,4%
Living EnglishVA BCARp 26.925.924981,8%
Living EnglishQRISRp 21.894.732770,0%
Living Englishothers (CC/Permata/BRI/BNI)Rp 29.368.5699mostly 100%, small n
SubtotalRp 122.306.48535
KTM SolutionsVA BRIRp 1.876.3771785,0%
KTM SolutionsQRISRp 1.865.1101575,0%
KTM Solutionsothers (echannel/gopay/BNI)Rp 1.922.3558mixed, small n
SubtotalRp 5.663.84240
SiapKuliahQRISRp 3.158.7562100%
SiapKuliahVA MandiriRp 1.235.746125,0% (n=4)
SubtotalRp 4.394.5023
Total gabunganRp 299.557.63796
🔎
Di 3 platform yang VA Mandiri-nya bisa dipisah dari bucket "others" (app.sekolah.mu, Living English, SiapKuliah): completion blended VA Mandiri ~61,9% (13 sukses dari ~21 attempt) vs metode lain di platform yang sama ~83,9% (26 sukses dari ~31 attempt) — gap ~22 poin, searah dengan temuan utama. KTM Solutions gak bisa dipakai buat cek ini karena Mandiri-nya kebungkus di bucket "others (echannel/gopay/BNI)".

Catatan: n di semua platform ini kecil (1–17 transaksi per metode), jadi perlakukan sebagai sinyal pendukung/directional — bukan bukti tambahan yang berdiri sendiri secara statistik. Baris "others" digabung dari sumber data, bukan hasil olahan kami, sehingga completion rate-nya tetap kualitatif ("mixed"/"mostly 100%").

Kesimpulan & rekomendasi

  • 1Data cukup kuat untuk klaim ke tim Mandiri: gap completion 43,3 poin untuk metode yang sama (Mandiri) di dua platform, plus pola gap yang melebar jelas mengikuti kenaikan nominal (bukan mengikuti platform) — 1,5 poin di <Rp1jt jadi ~48–50 poin di ≥Rp50jt, dengan BCA sebagai kontrol yang jauh lebih stabil.
  • 2Kuantifikasi kerugian buat leverage negosiasi: estimasi ~Rp2,6 M GMV Cikal tertahan di VA Mandiri (±70 attempt gagal dari total ~137 attempt) — angka ini konkret buat dibawa ke pembahasan whitelist.
  • 3Mitigasi jangka pendek sambil nunggu whitelist: pertimbangkan nudge user Cikal ke VA BCA atau Credit Card untuk transaksi ≥Rp50jt (checkout copy / rekomendasi default metode), karena keduanya udah terbukti regard tahan di nominal besar.
  • 4Pantau Permata & GoPay Cikal terpisah: volumenya masih terlalu kecil (n=3 dan n=1) buat disimpulkan sebagai pola — jangan digabung ke narasi anti-fraud Mandiri, cek lagi setelah datanya lebih banyak.
  • 5Platform kecil jadi cek konsistensi tambahan: gap VA Mandiri vs metode lain juga muncul di app.sekolah.mu, Living English, dan SiapKuliah (~22 poin) — bukan bukti kuat sendirian (n kecil), tapi memperkuat arah temuan bahwa ini pola Mandiri yang lebih luas, bukan cuma spesifik ke Cikal.

Sumber: log payment internal, window 3 hari terakhir (data per 2026-07-16). Completion rate = success count ÷ attempt; jumlah attempt per metode diestimasi dari success count ÷ completion rate (tidak diambil langsung dari raw log attempt). Blended completion & estimasi GMV tertahan adalah hasil kalkulasi turunan, bukan angka yang tertulis langsung di sumber — perlakukan sebagai estimasi, bukan angka final.